1. 1
  2. 2

Materi Himpunan

demo

demo

SiMamath
I).    Penggunaan Diagram Venn

I). Penggunaan Diagram Venn

SiMamath
I.    Penggunaan Diagram Venn Jika kalian amati masalah dalam kehidupan sehari-hari maka banyak diantaranya dapat diselesaikan dengan konsep himpunan. Agar dapat menyelesaikannya, kalian harus memahami kembali mengenai konsep
H).    Operasi Himpunan

H). Operasi Himpunan

SiMamath
H.    Operasi Himpunan 1.      Irisan (intersection) Irisan himpunan A dan B adalah himpunan yang anggotanya merupakan anggota A sekaligus anggota B, ditulis dengan notasi pembentuk himpunan adalah: A
G).    Hubungan antar Himpunan

G). Hubungan antar Himpunan

SiMamath
G.    Hubungan antar Himpunan 1.      Himpunan bagian (Sub set) a.      Pengertian himpunan bagian Himpunan A disebut sebagai himpunan bagian dari B jika setiap anggota A juga menjadi anggota
F).    Sifat-sifat Himpunan

F). Sifat-sifat Himpunan

SiMamath
F.    Sifat-sifat Himpunan Anggota himpunan adalah semua benda atau obyek yang terdapat di dalam himpunan. Anggota himpunan dinyatakan dengan notasi  dan jika bukan anggota himpunan dinyatakan dengan notasi
E). Diagram Venn

E). Diagram Venn

SiMamath
E. Diagram Venn Himpunan dapat dinyatakan dalam bentuk gambar yang dikenal sebagai diagram Venn. Diagram Venn diperkenalkan oleh pakar matematika inggris bernama Jhon Venn (1834-1923). Petunjuk dalam membuat diagram
D)  HIMPUNAN SEMESTA

D) HIMPUNAN SEMESTA

SiMamath
D.    Himpunan Semesta Himpunan semesta atau semesta pembicaraan adalah himpunan yang memuat semua anggota himpunan yang dibicarakan. Semesta pembicaraan 1.      Mempunyai anggota yang sama atau 2.      Mempunyai anggota
B)  MENYATAKAN HIMPUNAN

B) MENYATAKAN HIMPUNAN

SiMamath
B.     Menyatakan Himpunan                  Ada 3 cara menyatakan himpunan: 1.      Dengan cara menyebutkan anggotanya (metode enumerasi). Contoh: a.       Himpunan semua bilangan asli, A = {1, 2, 3, 4,